Konten disusun AI — bisa keliru. Baca disclaimer lengkap

Kembali ke laporan

Sentimen Publik

Made.com (Made.com Design Ltd)

2 Juli 2026|metode 1.0|Claude — riset web langsung (tanpa Anthropic API)|n=28
Rentang: 1 Oktober 202231 Desember 2023Metodologi

Sentimen mengukur persepsi publik, bukan fakta hukum. Baca metodologi untuk batasan dan bias yang diakui.

Media
Campuran

Media bisnis (TechCrunch, New Statesman, The Conversation, Shares Magazine, The Drum) mendominasi pemberitaan dengan framing campuran: mengakui inovasi model D2C dan desain Made.com, tetapi kritis terhadap keputusan meninggalkan model just-in-time, timing IPO di puncak siklus, dan ketidakmampuan beradaptasi saat kondisi pasar berubah. Banyak analisis membingkai Made.com sebagai studi kasus 'COVID boom-bust' dan peringatan bagi challenger brands.

Founder
Campuran

Ning Li tampil emosional dan reflektif — menyebut kolaps sebagai 'heartbreaking', menulis surat publik kepada karyawan, dan berusaha membeli kembali perusahaan. Ia juga mengkritik manajemen pasca-kepergiannya karena 'kehilangan fokus'. Istrinya (Roxanne Varza) memuji upaya Li di LinkedIn. Nada founder dominan mixed: kesedihan, frustrasi atas ketidakberdayaan, dan kritik terhadap arah perusahaan.

Pihak Terdampak
Negatif

Dua kelompok terdampak utama dengan sentimen kuat negatif: (1) ~573 karyawan yang kehilangan pekerjaan menjelang musim liburan, dan (2) ~12.000 pelanggan yang sudah membayar tetapi tidak menerima pesanan maupun refund. Kreditur tanpa jaminan diperkirakan hanya menerima 1,6p per £1. Keluhan di Trustpilot dan media sosial melonjak tajam tentang kualitas rendah, waktu tunggu berbulan-bulan, dan layanan pelanggan yang tidak responsif.

Regulator
Netral

Otoritas pasar modal Inggris (FCA/LSE) tidak mengeluarkan pernyataan khusus terkait kolaps Made.com, karena prosesnya mengikuti jalur hukum administrasi yang standar. PwC ditunjuk sebagai administrator sesuai prosedur. Tidak ada indikasi pelanggaran regulasi atau investigasi formal — kolaps ini diperlakukan sebagai kegagalan bisnis biasa, bukan pelanggaran pasar.

Sosial Media
Negatif

Konsumen di media sosial dan platform review (Trustpilot) mayoritas negatif, terutama setelah pesanan dihentikan dan refund tidak diberikan. Keluhan utama: waktu pengiriman yang sangat lama (hingga 16 minggu), kualitas produk menurun, dan respons customer service yang hanya mengandalkan bot AI. LinkedIn menjadi platform utama untuk reaksi industri — postingan Ning Li mendapat 500+ komentar. Nada simpati terhadap karyawan bercampur dengan kemarahan terhadap manajemen.

Kutipan Terpilih

Next bought the furniture company's intellectual property, domain names and brand name for £3.4 million.
TechCrunch (laporan akuisisi)
Media

Pelaporan fakta akuisisi — merek bernilai £775 juta saat IPO terjual hanya £3,4 juta.

Yesterday's news was as heartbreaking as it gets for a founder. The lifeline of many 800 employees and hundreds of suppliers — some with the business over a decade — is now in jeopardy.
Ning Li (Co-Founder Made.com), LinkedIn, November 2022
Founder

Pernyataan emosional founder saat perusahaan masuk administrasi; mencerminkan rasa kehilangan dan frustrasi.

Apparently it would be better to break up the company and sell it in pieces to generate more cash than to save jobs and honour our customers. This makes no sense.
Ning Li (Co-Founder Made.com), surat kepada karyawan, November 2022
Founder

Kritik Li terhadap keputusan administrator PwC dan dewan direksi yang menolak tawaran penyelamatan.

The brand has lost sight of that focus in recent years, and as a result, lost its strength.
Ning Li (Co-Founder Made.com), via Retail Gazette, Oktober 2022
Founder

Li mengkritik manajemen pasca-kepergiannya yang meninggalkan fokus awal pada simplicity dan cost efficiency.

Made.com was forced to issue three profit warnings and then, on 9 November, it fell into administration. The collapse is astonishing for a company that, just a year ago, was valued at £775m.
New Statesman (analisis)
Media

Media menyoroti kecepatan kolaps yang luar biasa — dari valuasi £775 juta ke administrasi dalam 16 bulan.

Made.com was essentially saying that it expected the surge in customers it experienced during the pandemic to last forever. Thinking that what happened in Covid would continue into 2022, 2023, was a big mistake.
The Conversation (analisis akademis)
Media

Analisis akademis menyoroti kesalahan fundamental: mengira lonjakan pandemi sebagai tren permanen.

It worked with over 200 factories, and for each one it was a relatively small customer, so none of its suppliers prioritised its orders. When the supply chain crises hit, its customers' orders were at the back of the queue.
New Statesman (analisis rantai pasok)
Media

Menjelaskan kerentanan struktural rantai pasok Made.com tanpa penilaian evaluatif.

About 12,000 customers who put in orders some months ago would not get either their furniture or a refund.
MoneySavingExpert (laporan dampak konsumen)
Pihak Terdampak

Dampak langsung pada konsumen yang sudah membayar tapi tidak menerima produk maupun uang kembali.

Made.com had 573 workers, and Next looked unlikely to preserve many or any of these jobs.
BusinessCloud (laporan dampak karyawan)
Pihak Terdampak

Konfirmasi bahwa seluruh karyawan kehilangan pekerjaan — Next hanya membeli aset, bukan mempekerjakan staf.

Why Made.com's 'fall from grace' serves as a warning to challenger brands — the company's decline is a damning verdict on the limitations of disruptor strategies in a cost-of-living crisis.
The Drum (analisis branding)
Media

Media membingkai Made.com sebagai peringatan bagi merek penantang: inovasi saja tidak cukup tanpa ketahanan finansial.

PPE increased from £3.4m to £10.6m (an increase of 211%), and Right of Use assets went from £12.3m to £36.4m (an increase of 195%).
Flinder (analisis finansial post-mortem)
Media

Data kuantitatif yang menunjukkan bagaimana Made.com berubah dari asset-light ke asset-heavy.

Unsecured creditors could only expect to receive 1.6p in the £1 back.
MoneySavingExpert (dampak finansial kreditur)
Pihak Terdampak

Kreditur tanpa jaminan — termasuk pelanggan yang sudah membayar — hanya menerima 1,6% dari klaim mereka.

After Made's collapse, what's next for lockdown's digital darlings? The pandemic was supposed to be a permanent shift online. Reality had other ideas.
Raconteur (analisis tren e-commerce)
Media

Media melihat Made.com sebagai bagian dari tren lebih besar: banyak 'pemenang pandemi' yang ternyata hanya menikmati lonjakan sementara.

I have to say bravo to my husband Ning Li — not only for what was built, but for the fight to save jobs until the very end.
Roxanne Varza (istri Ning Li, CEO Station F), LinkedIn
Sosial Media

Dukungan personal dari pasangan founder; memperlihatkan sisi manusiawi di balik krisis korporat.